TATA CARA AQIQAH ANAK PEREMPUAN
Tata
cara aqiqah anak perempuan tentunya perlu dikenali setiap orang tua.
Momen lahirnya sang buah hati merupakan sebuah anugerah dan kebahagiaan
tersendiri bagi orang tua. Melaksanakan aqiqah merupakan salah satu
wujud rasa syukur kepada Allah SWT atas rahmat yang telah diberikan-Nya.
Secara bahasa, aqiqah berarti memotong (bahasa arab: al qat’u).
Sedangkan menurut istilah, aqiqah merupakan proses pemotongan hewan
sembelihan pada hari ke tujuh setelah bayi dilahirkan sebagai wujud rasa
syukur kepada Allah SWT. Hewan yang digunakan untuk aqiqah biasanya
hewan ternak seperti kambing.
Tata cara aqiqah anak perempuan
sebenarnya tidak jauh berbeda. Pembedanya hanyalah jumlah kambing yang
dikurbankan untuk aqiqah, yaitu bagi anak laki-laki 2 ekor kambing, dan
anak perempuan 1 ekor kambing.
Berikut rangkum dari berbagai sumber, Jumat (8/5/2020) tentang tata cara aqiqah anak perempuan
Waktu Terbaik Aqiqah
Dalam
tata cara aqiqah sesuai sunah Rasulullah, waktu terbaik untuk
melaksanakan aqiqah adalah di hari ke-7 setelah kelahiran bayi. Seperti
yang sudah diterangkan dengan jelas pada hadis yang diriwayatkan
Tirmidzi, Abu Dawud, dan Ibnu Majah sebelumnya.
Jika bayi lahir
siang hari, maka sudah termasuk hari pertama dari tujuh hari. Sedangkan
jika bayi dilahirkan pada waktu malam, tidak termasuk dalam hitungan.
Hari pertama adalah hari berikutnya.
Namun ada juga sebagian yang
menggunakan tata cara waktu aqiqah pada hari ke-14 atau ke-21 hari
setelah kelahiran bayi. Menurut Mazhab Syafi’i, aqiqah tetap dapat
dilaksanakan setelah melewati hari ke tujuh kelahiran bayi.
Jika
anak meninggal dunia sebelum aqiqah, Mazhab Syafi’i tetap menganjurkan
aqiqah walaupun anak tersebut telah meninggal dunia sebelum hari ke
tujuh.
Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, tata cara aqiqah
anak perempuan sesuai sunah tidak jauh berbeda dengan laki-laki.
Perbedaannya hanya pada jumlah kambing yang disembelih, yaitu 1 ekor
untuk anak perempuan, dan 2 ekor untuk anak laki-laki.
Berikut tata cara aqiqah anak perempuan sesuai sunah:
Menyembelih Kambing
Tata
cara aqiqah anak perempuan yang pertama adalah menyembelih kambing.
Sedangkan soal jumlah kambing yang disembelih untuk aqiqah anak
perempuan dan laki-laki ini telah disebutkan dalam hadis yang
diriwayatkan Abu Dawud.
Yang artinya: Dari Ummu Kurz ia berkata,
"Aku mendengar Nabi shallallahu ‘alahi wa sallam bersabda 'Untuk seorang
anak laki-laki adalah dua ekor kambing dan untuk akan perempuan adalah
seekor kambing. Tidak mengapa bagi kalian apakah ia kambing jantan atau
betina'." (HR. Abu Dawud no. 2834-2835).
Syarat kambing yang
disembelih untuk aqiqah anak perempuan dan laki-laki ini sama dengan
hewan kurban. Kambing yang berkualitas, baik dari segi jenis hingga
usia, bebas dari cacat dan penyakit harus terpenuhi.
Sebelum menyembelih kambing untuk aqiqah, disunnahkan untuk membaca doa sebagai berikut:
Bismillahi
wa billahi, allahumma 'aqiqatun 'an fulan bin fulan, lahmuha bilahmihi
si azhmihi, allahummaj'alha wiqaan liali muhammadin 'alaihi wa alihis
salam.
Yang artinya: "Dengan nama Allah serta dengan Allah,
Aqiqah ini dari fulan bin fulan, dagingnya dengan dagingnya, tulangnya
dengan tulangnya. Ya Allah, jadikan aqiqah ini sebagai tanda kesetiaan
kepada keluarga Muhammad SAW."
Memasak Daging Aqiqah
Tata
cara aqiqah anak perempuan berikutnya adalah memasak daging dari hewan
yang disembelih untuk aqiqah. Jumhur ulama lebih mengajurkan untuk
memasak daging aqiqah terlebih dahulu sebelum membagikannya kepada
orang-orang. Hal itu diungkapkan dalam kitab Atahzib yang ditulis Imam
Al-Baghawi.
Yang artinya: "Dianjurkan untuk tidak membagikan
daging hewan aqiqah dalam keadaan mentah, akan tetapi dimasak terlebih
dahulu kemudian diantarkan kepada orang fakir dengan nampan." (Imam
Al-Baghawi dalam kitab Atahzib)
Memakan Sebagian Daging Aqiqah
Tata
cara aqiqah anak perempuan selanjutnya adalah memakan sebagian daging
aqiqah. Menurut hadis yang diriwayatkan al-Bayhaqi, daging aqiqah
sebaiknya dimasak terlebih dahulu baru dibagikan. Berikut arti dari
hadis tersebut:
Artinya: Aisyah r.a berkata, "Sunnahnya dua ekor
kambing untuk anak laki-laki dan satu ekor kambing untuk anak perempuan.
Ia dimasak tanpa mematahkan tulangnya. Lalu dimakan (oleh keluarganya),
dan disedekahkan pada hari ketujuh." (HR al-Bayhaqi)
Dari hadis
yang diriwayatkan al-Bayhaqi, sudah jelas disebutkan bahwa daging aqiqah
sebagian dimakan. Sedangkan sebagiannya lagi dibagikan kepada
orang-orang.
Tata cara aqiqah anak perempuan dalam membagikan
daging ini hampir sama dengan daging kurban. Sebagian daging aqiqah
diberikan kepada keluarga yang melaksanakan aqiqah. Sementara sisanya
dapat dibagikan kepada tetangga ataupun fakir miskin.
Mencukur Rambut dan Memberikan Nama
Mencukur
rambut bayi dan memberikan nama merupakan tata cara aqiqah anak
perempuan berikutnya. Dalam tata cara aqiqah anak perempuan sesuai
sunah, orang tua memberikan nama yang baik kepada anak yang baru lahir.
Memberikan
nama yang baik mencerminkan bagaimana akhlak dan imannya nanti kepada
Allah SWT. Hukum mencukur rambut bayi saat melakukan aqiqah menurut
pendapat yang kuat di kalangan ulama adalah sunah.
Mendoakan Bayi
Tata
cara aqiqah anak perempuan selanjutnya adalah mendoakanya. Berikut
adalah bacaan doa yang sebaiknya diucapkan untuk bayi yang baru lahir:
"U’iidzuka bi kalimaatillaahit tammaati min kulli syaithooni wa haammah. wa min kulli 'ainin laammah."
Yang
artinya: "Saya perlindungkan engkau, wahai bayi, dengan kalimat Allah
yang Perkasa, dari tiap-tiap godaan syaitan, serta tiap-tiap pandangan
yang penuh kebencian."
Demikianlah tata cara aqiqah anak perempuan menurut islam sesuai sunah yang bisa kamu ikuti dan terapkan.
Untuk layanan aqiqah terbaik, Aqiqah Nurul Hayat tempatnya.
Info pemesanan aqiqah silahkan menghubungi WA 085104546060 atak klik DISINI
Comments
Post a Comment